PANORAMA TANAH DATAR TIDAK KALAH DENGAN SWISS.
Tanah datar.
Bermodalkan kekayaan
pesona alam yang indah dan masih
asli serta banyak memiliki objek wisaya budaya, alam, bahari sejarah dan lain
sebagainya, Kabupaten Tanah Datar khususnya dan Sumatera Barat umumnya akan
menyamai Swiss.
Hal tersebut
disampaikannya oleh salash seorang perantau Tanah datar HJ.Merywati pada saat
pertemuan dengan asosiasi biro perjalanan wisata (travel agent) ASITA, Bupati
Tanah Datar dan Para Wartawan di Gedung Indojolito Batusangkar, Sabtu (13/05).
“Dalam pandangan Saya saat melakukan perjalanan ke berbagai tempat wisata
di Swiss,Objek wisata yang kita miliki tidak kalah menarik dengan Negara
itu,bahkan Kita mempunyai ciri khas tersendiri seperti panorama alam yang masih
asli”Sebut Pemilik Hotel Emersia ini.
Dikatakan,Hotel dan resort yang saat ini sedang dibangun dan
Insya Allah tahun ini selesai, tidak akan mematikan pasar yang sudah ada namun
saya akan ciptakan pasar baru. Jadi tidak akan mengganggu pengusaha pengusaha
kecil di Kota Batudangkar ini.
Kedepan bagaimana upaya kita untuk orang datang berwisata ke
tanah datar, tidak berfikir lagi untuk wisata seperti ke Malaysia dan Singapur.
Kita harus punya konsep untuk menjual paket wisata jadi kita harus kemas dengan
benar, baik itu pelaku wisata sendiri maupun pemerintah daerah, pungkasnya.
Dengan adanya hotel ini nantinya, kita akan menghidupkan
Batusangkar tidak hanya disiang hari namun malam hari juga dengan menampilkan
kesenian kesenian tradisinal kita, ini akan kita mulai dari hotel sendiri
dengan menghadirkan nuansa minangkabau seperti talempong di lobby hotel,
sehingga tamu yang datang akan merasa diminangkabau tempo dulu.
Kedepan pemerintah daerah melalui dinas Parpora agar mempersiapkan
segala sesuatunya yang berkaitan dengam tamu atau pengunjung seperti halnya WC
umum dan tempat mandi yang saat ini masih kurang dan hal tersebut selalu
menjadi keluhan pengunjung, ucap Merry.
Joni Mardianto wakil ketua ASITA Sumbar sampaikan Pariwisata
harus dikelola dengan baik, unsur terkait harus duduk bersama Pemerintah Daerah
dan DPRD. Batusangkar punya banyak destinasi yang bisa dikembangkan namun cukup
tiga saja yang harus diprioritaskan agar pengembangan ini betul betul berjalan
baik.
Dengan dibangunnya hotel Emersia ini kami sangat mendukung
dan apreseasi serta berharap pihak pengelola, harga agar bisa bibawah harga
yang ditawarkan oleh agen agen online yang ada, ucapnya.
Kepada pemerintah daerah, ia juga jelaskan bahwa masih
kurangnya tenaga pemandu yang bisa berbahasa Inggris ataupun bahasa lainnya
untuk menjelaskan tentang objek wisata terutama objek wisata budaya di
lokasi-lokasi objek wisata tersebut. Pemberian tanda khusus jelang menuju objek
wisata sehingga wisatawan lansung dapat menuju objek wisata tersebut, jelas
Joni.
Sementara itu Bupati Tanah Datar yang didampingi Kepala
Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Edisusanto, SH. MM, sampaikan apreseasi
dan ucapkan terima kasih atas perhatian pelaku wisata yang sangat peduli dengan
keberadaan pariwisata di Tanah Datar.
Untuk Nagari Tuo Pariangan, Bupati Irdinansyah Tarmizi
jelaskan kedepan kita sudah siapkan konsep untuk perbaikan dan pengelolaannya.
Agar nagari ini betul betul menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi.
Mengenai tanda lokasi objek, pemerintah daerah akan
mengupayakan secepatnya, karena menurutnya ini penting agar wisatawan dapat
menuju lokasi lokasi objek tanpa harus tanya sana tanya sini, pungkasnya.
Untuk baiknya pengelolaan pariwisata kedepan pemerintah
daerah butuh masukan dari pelaku wisata, maupun informasi informasi lain dari
masyarakat dan pariwisata tanah datar kedepan lebih baik lagi, ucap Irdinansyah.
(alinurdin)

No comments: