DPD PPNI TANAH DATAR DILANTIK.
Tanah datar.
Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan
Perawat Nasional Indonesia (PPNI)
Sumatera Barat Meta Seprinel melantik pengurus DPD PPNI serta Dewan
Pertimbangan PPNI Tanah Datar periode 2017-2022 di Aula Kantor Bupati Minggu
(14/5).
Meta Syafrinel dalam sambutannya mengungkapkan,Pembangunan
kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk
hidup sehat bagi setiap orang dalam rangka mewujutkan derajat kesehatan yang
optimal sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945.
Terjadinya Pergeseran paradigma dalam pemberian pelayanan
kesehatan dari model medikal yang semula menitik beratkan pelayanan pada
diagnosis penyakit dan pengobatan ke paradigma sehat yg lebih holistik
(Menyeluruh) dengan melihat penyakit dan gejalanya sebagai informasi dan bukan
hanya sebagai fokus pelayanan. Untuk itu perawat sebagai bagian dari
komponen tenaga kesehatan dengan proporsi terbanyak 60 persen tenaga kesehatan
adalah perawat sehingga perawat memiliki peran sentral dan berada pada posisi
kunci dalam reformasi kesehatan. Perawat adalah ujung tombak yang bekerja
diberbagai unit pelayanan kesehatan mulai dari gang kota, hingga ujung pelosok
dusun terpencil. Sehingga baik buruknya mutu pelayanan kesehatan,
tergantung pada figur perilaku perawat.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sebagai sebuah
wadah kesatuan seluruh perawat indonesia yang bertujuan untuk Memantapkan
persatuan dan kesatuan yg kokoh antar perawat sekaligus Meningkatkan mutu
pendidikan serta pelayanan keperawatan dalam upaya meningkatkan derajat
kesehatan.
“Program yang
dijalankan setelah pelantikan ini, bagaimana perawat bisa kerja sesuai dengan
peraturan yang berlaku, punya STR (Surat Tanda Registrasi), serta mampu praktek
mandiri. Perawat juga harus punya mutu yang luar biasa dan harus mengikuti
berbagai seminar, workshop dan kegiatan lain, agar punya pengetahun baru. Kami
juga berharap pemerintah bisa menggandeng kami, dan PPNI juga siap membantu
program pemerintah seperti pembinaan rumah sehat, menumbuhkembangkan anak,
program posyandu, dan yang lainnya,” ujar Meta Seprinel.
Ia juga mengatakan,
PPNI kini sedang melakukan program pemberdayaan kesehatan untuk tenaga perawat,
agar bisa berkompetisi di tingkat internasional.
“Skill perawat kita
tidak masalah. Hanya bahasa yang masalah. Oleh karena itu, kami akan
mengembangkan pendidikan program Bahasa Inggris. Setiap semester di perguruan
tinggi, baik negeri maupun swasta, ada Bahasa Inggris. Dulu kan hanya pada semester
awal saja. Kini sudah masuk dalam kurikulum, dan wajib tiap semester, mulai
tahun 2016 ,” jelasnya.
Meta Saprinel
menambahkan, untuk tahun ini ada sekitar 150 ribu tenaga keperawatan yang
dibutuhkan oleh berbagai negara di dunia. Menurutnya, ini peluang besar yang
harus dimanfaatkan perawat Indonesia untuk bisa bekerja di luar negeri.
Mereka yang dilantik
yakni Ketua DPD PPNI Tanah datar Ns,Fera Afrida S,Kep yang didampingi
Sekretaris Defrizal S,Kep dan Bendahara Ns,Efri
Yanti S,Kep dan pengurus laiinya serta disaksikan oleh Kepala Dinas kesehatan
Tanah datar dr.Ermond revlin.(alinurdiN)

No comments: