BUPATI APRESIASI RUMAH TAHFIZ FISABILLILLAH
Tanah datar.Bupati
Tanah Datar didampingi Camat Lima Kaum Yusnen memenyambangi Rumah Tahfiz Fisabilillah di Nagari
Lima Kaum Kecamatan
Lima Kaum, Minggu (04/09).
Lantunan
ayat suci Alqur’an yang
dimurajaah secara bersama-sama oleh anak didik tahfiz seolah-olah sebagai ungkapan selamat
datang untuk bupati Tanah Datar Luhak nan Tuo atas kunjungan mendadak
ini.
"Saya
merasa bahagia melihat ketekunan anak-anak mengikuti program tahfiz, di saat anak-anak yang lain liburan
di hari Sabtu dan Minggu, kalian justru belajar alqur’an," ungkap bupati tulus
"Kalian
tengah mencari tiket ke
syorga di hari Sabtu dan
Minggu, ibaratnya menabung pahala sebanyak-banyak untuk hari akhir,"
tambah bupati Irdinansyah.
“Pemerintah daerah tentunya mengapresiasi
kegiatan ini dan akan memberikan reward bagi yang memiliki hafalan
terbanyak sesuai tingkat pendidikan baik berupa ikut studi banding ke Malaysia
dan mendapat prioritas memilih sekolah lanjutan yang diingini di Tanah Datar,”
ucap bupati.
Seperti
dituturkan Pengelola Rumah Tahfiz Fisabilillah H. Syafri yang didampingi guru Tahfiz Sisca, Norva dan Dahlia
menyampaikan bahwa
kegiatan ini sudah dimulai dari tahun 2014 dengan menyewa sebuah rumah
penduduk. Saat ini tercatat 35 anak didik yang mengikuti tahfiz Alquran hari
Sabtu sampai Minggu.
Kegiatan
dimulai Sabtu siang, menghafal ayat Alquran dipandu guru, menyetor hasil hafalan, shalat
berjamaah, makan bersama, shalat tahajud, shalat subuh berjamaah, lanjut senam pagi di hari Minggu,
kembali menghafal, mengulang hafalan, shalat berjamaah, makan dan istirahat siang, menyetor hafalan
dan setelah ashar berjamaah baru pulang.
Sisca
salah seorang pembimbing menuturkan untuk pembiayaan tidak ada patokan sesuai
kemampuan orang tua dan beras serta lauk dibawa masing-masing dari rumah untuk kemudian
dimasak di rumah tahfiz dan makan bersama.
"Kita
menciptakan pola tersendiri, bagaimana menghafal Alquran menjadi hal menarik
bagi anak-anak dan kita juga memakai sebuah buku karya sendiri dengan pola praktis menghafal
alquran," sembari memperlihatkan kepada bupati Irdinansyah.
Rumah
Tahfiz Fisabillah yang operasionalnya masih menyewa rumah warga, sudah memiliki 35 anak didik tahfiz,
"Alhamdulillah anak-anak kita juga dipercayakan memperkuat khafilah
kecamatan pada kegiatan MTQ Nasional tingkat Kabupaten Tanah Datar ke XXXIX di
Sungayang, 4 orang yang ikut semua lolos ke babak final," tutur Sisca.
Anak
didik tahfiz tidak hanya berasal dari berbagai nagari di Kecamatan Lima Kaum
juga dari Kecamatan Rambatan. Adinda usia 3 tahun menjadi anak didik
termuda dan Juwita 16 tahun menjadi anak didik paling tua. (alinurdin)


No comments: