Selasa, 24 Januari 2017

WABUP APRESIASI PERANAN RAPI TERHADAP PEMBANGUNAN TANAH DATAR.









Tanah Datar -.
Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma mengakui peranan dan sumbangsih  Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Tanah Datar dalam pembangunan daerah itu.
"Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama dan preanan dari RPAI tanah Datar,kita tidak bisa memungkiri, RAPI Tanah Datar sesuai dengan tujuan kelahirannya sebagai bantuan komunikasi saat terjadi bencana alam maupun kegiatan penting lainnya, RAPI Tanah Datar telah melaksanakan tugas kemanusiaan secara baik dan aktif sesuai misi yang diusung,"Hal itu diungkapkan Wabup Zuldafri saat mengadakan pertemuan sekaligus silaturahmi dengan pengurus dan anggota RAPI Tanah Datar di kantor Kesbangpol, Sabtu (21/1).
Zuldafri sampaikan apresiasi yang tinggi sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran RAPI Tanah Datar yang berkontribusi positif dalam bantuan komunikasi dan penyebarluasan informasi.
Bukti peran RAPI Tanah Datar sebut wabup, di saat terjadi bencana gempa bumi beberapa tahun lalu, hampir seluruh operator seluler mengalami kendala, komunikasi melalui pesawat radio lah yang sangat membantu dalam mengetahui kondisi terkini sekaligus berbagi informasi untuk menyusun langkah-langkah penanggulangan bencana secara cepat.
Di sini peran pentingnya keberadaan RAPI, membantu menyebar informasi yang sebenarnya kepada masyarakat, menangkis dan meluruskan isu-isu yang tidak bertanggung jawab, harap wabup kepada 65 anggota RAPI Tanah Datar dengan kode JZ03ZWI.
Wabup tambahkan, sesuai kondisi Tanah Datar yang mempunyai berbagai potensi bencana alam seperti gempa bumi, longsor, gunung meletus, angin kencang ditambah kebakaran dan lainnya, tugas kemanusiaan anggota RAPI Tanah Datar sangat berarti bagi pemerintah daerah dan masyarakat secara keseluruhan.
"Ke depan jalinan silaturahmi dan kerjasama yang telah terjalin baik selama dengan dengan pemerintah daerah, kepolisian, TNI, SAR dan pihak-pihak lainnya dapat ditingkatkan di masa datang," harap Zuldafri.
Di kesempatan itu Ketua RAPI Tanah Datar Irwan yang juga Kepala Kesbanpol didampingi Sekretaris Burhanuddin menyerahkan  Izin Komunikasi Radio Antar Penduduk sekaligus Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada Bupati Irdinansyah dan Wabup Zuldafri Darma beserta 8 anggota baru lainnya.
"Saya bersama Bapak Bupati mengucapkan terima kasih atas kehormatan dapat bergabung menjadi keluarga besar RAPI Tanah Datar, mudah-mudahan RAPI Tanah Datar semakin jaya dan bermanfaat bagi masyarakat," tutupnya.(alinurdin)

YULDAVERI JABAT KASUBAG HUMAS DPRD TANAH DATAR.






Tanah datar.
Sebanyak 436 pejabat eselon IV di lingkungan Pemkab Tanah datar dilantik oleh Wakil Bupati Tanah datar Zuldafri Darma Jumat (20/1) di gedung nasional Suri Maharajo Dirajo Batusangkar
Dari sejumlah pejabat yang dilantik tersebut Yuldaveri, S.Sos dipercaya sebagai Kasubag Humas dan Protokol DPRD Kabupaten Tanah Datar.
Yuldaveri yang pernah menjabat sebagai Kasubag Media dan Penerangan di Bagian Humas Kantor Bupati dan Terakhir sebagai Kasi Olahraga Yang Berkembang di Masyarakat pada Dinas Budparpora dinilai pantas untuk menduduki jabatan tersebut, mengingat yang selain ASN (Aparatur Sipil Negeri) juga merupakan seorang wartawan Harian terbitan Padang.
“Selama ini kerjasama DPRD Tanah Datar dengan wartawan dirasakan semakin membaik, namun pejabat lama Mely Hendrayeni, S.Kom dipromosikan menjadi Kabid pada salah satu Dinas, maka kita harus kedatangan pejabat baru,” kata Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, SE usai acara pelantikan.
Pejabat baru Kasubag Humas dan Protokol pada Bagian Hukum  dan Persidangan DPRD Tanah Datar yang  dijabat Yuldaveri diharapkan dapat meningkatkan penyebarluasan informasi dari gedung dewan, mengingat yang  bersangkutan tidak diragukan lagi kemampuannya dalam dunia kepegawaian maupun Jurnalistik.
“Kita berharap dengan tampilnya wajah baru Yuldaveri  kerja sama antara dewan dengan wartawan semakin mantap lagi, sehingga  apa saja yang dikerjakan wakil rakyat di DPRD Tanah Datar dapat diketahui masyarakat Luhak Nan Tuo,” Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, SE yang berasal dari wartawan.
Senada dengan itu, Sekretaris DPRD Tanah Datar Erizal, SH mengatakan, dilantiknya Yuldaveri yang lebih akrab dipanggil Veri ini pada Kasubag Humas dan Protokol jelas membawa nuansa baru dilingkungan Sekretariat DPRD. Veri tidak hanya mampu mengelola administrasi, tetapi juga piawai dalam membuat releas.
“Kita sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Baperjakat Pemkab Tanah Datar yang telah menempatkan pejabat, sesuai dengan harapan organisasi dalam rangkaian penyebarluasan informasi,” kata Elizar sambil menyalami Yuldalveri.(alinurdin)

Zuldafri Darma : Tantang Camat Baru Tanjung Emas ,Selesaikan Masalah Saluran Irigasi Batang Selo.







Tanah Datar.
Masyarakat Kecamatan Tanjung Emas siap dukung program dan kebijakan pemerintah. Hal ini disampaikan oleh H. Asriwan Dt. Pengulu Rajo salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Emas, pada acara serah terima jabatan camat Tanjung Emas dari Elvi Sandri pejabat lama kepada Abramis Yuzi pejabat baru, Kemarin  di Aula Kantor Camat Tanjung Emas.
Menurut H. Asriwan Dt. Pengulu Rajo tanpa dukungan seluruh lapisan masyarakat tentu setiap progam pembangunan yang akan dilaksanakan tidak akan berjalan dengan baik. Untuk itu kami atas nama masyarakat kecamatan Tanjung Emas pada kesempatan ini menyatakan dukungan penuh kepada camat yang baru dan seluruh program yang akan dilaksanakan. "dukungan ini juga telah kami berikan kepada camat sebelumnya", ungkap Asriwan.
Sementara itu Wakil Bupati  Zuldafri Darma dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga terhadap dukungan yang diberikan masyarakat kepada pemerintah. "Program pembangunan yang dilaksanakan akan berjalan dengan baik dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat", kata Zuldafri.
Kepada camat yang lama yang yang selama ini telah terbukti sukses memimpin kecamatan Tanjung Emas Wabup mengucapkan terima kasih, dan kepada camat yang baru ini merupakan tantangan yang berat untuk melanjutkan prestasi yang telah diraih selama ini, dan bila perlu harus bisa meningkatkan minimal mempertahankan prestasi yang selama ini telah didapat.
Wabup juga menantang Camat Tanjung Emas yang baru untuk menyelesaikan permasalahan saluran irigasi yang selama ini belum juga mampu memenuhi kebutuhan pengairan bagi masyarakat. Karena permasalahan irigasi merupakan keluhan masyarakat yang harus segera kita sikapi dan selesaikan.
Sementara itu pada kesempatan yang sama Camat Tanjung Emas yang baru menyatakan siap mewujudkan impian masyarakat kecamatan Tanjung Emas dengan menyelesaikan permasalahan saluran irigasi yang selama ini tidak mampu memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat. Dan menurut Abramis Yuzi ini telah dimulai dengan telah dilakukannya penelusuran atas saluran irigasi sepanjang 32 km ini pada Minggu lalu bersama Bupati Tanah Datar dan instansi terkait serta masyarakat. "Nanti kita akan lakukan perbaikan-perbaikan dengan melibatkan masyarakat", tambahnya.
Pada kesempatan itu juga hadir Wakil Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Retri Zuldafri Darma, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Tanah Datar, Forkompimca Kecamatan Tanjung Emas, Wali Nagari, Wali Jorong se-Kecamatan Tanjung Emas, Tokoh masyarakat dan undangan lainnya.(alinurdin)



BETTY SHADIQ PASADIGOE IMBAU LESTARIKAN PAKAIAN ADAT MINANG DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI.









Tanah Datar.
Pakaian adat minangkabau sudah menjadi identitas kita, maka peruntukan pakaian adat seyogyanya dipakai setiap hari, wajib dipakai pada prosesi adat.
Hal ini disampaikan oleh Betty Shadiq Pasadigoe anggota DPR RI saat diwawancarai oleh Rakyat Sumbar kemarin di Batusangkar.
Menurut istri mantan Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigoe ini selain masakannya yang sangat familiar baik di kancah nasional, maupun mancanegara, Sumatera Barat juga dikenal memiliki kebudayaan yang sangat menarik. Kebudayaan yang terpupuk subur sejak masa silam tersebut hingga kini bahkan tetap terjaga dengan baik. Masyarakat Minangkabau sejak dahulunya diketahui sangat kuat dalam mempertahankan adat dan budayanya. Salah satu adat dan budaya tersebut misalnya dalam hal berpakaian dan semangat gotong royong.
“Pakaian adat kita yang sangat dikenal di kancah nasional adalah Pakaian yang bernama pakaian Bundo Kanduang atau Limapeh Rumah Nan Gadang karena selain sederhana juga  memiliki keunikan terutama pada bagian penutup kepalanya yang berbentuk menyerupai tanduk kerbau atau atap rumah gadang” Jelasnya.
Menurutntya,untuk mengimbangi serbuan budaya dari mancanegara di era globalisasi, Betti mengungkapkan masyarakat khususnya pecinta seni dan budaya dituntut mampu mengembangkan pakaian adat minangkabau agar masyarakat tidak jenuh. "Pakaian aadat harus terus dimodivikasi supaya dapat melahirkan desainer minang yang handal dan profesional," katanya.
Selanjutnya, betti juga menyampaikan tradisi gotong royong perlu dibumikan kembali masyarakat minangkabau. juah sebelum revolusi mental orang minangkabau sudah mengenal konsep samo dan basamo (sama dan bersama.red), nilai tradisi gotong royong segala sesuatu dilakukan dengan bersama sehingga pekerjaan yang sulit menjadi mudah.
Terakhir Betty menghimbau kaum perempuan minang khususnya warga Tanah Datar menghidupkan kembali pakaian adat minang dan membangkitkan kembali tradisi gotong royong di tengah masyarakat.
Kunjungan Betti Shadiq Pasadigoe sebagai Anggota DPRRI dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) beserta  rombongan selain menghadiri pacu jawi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) juga untuk menyerap aspirasi dari masyarakat setempat.(alinurdin)

JAKSA MASUK SEKOLAH KUNJUNGI MAN 2 BATUSANGKAR.






Tanah datar.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar mengingatkan  pengelola sekolah agar tidak melakukan pungutan liar karena jika terbukti bisa berujung sanksi pidana.
"Selama ini banyak yang belum tahu bahwa selama ini uang yang dipungut masuk kategori pungli, karena itu biasakan melakukan yang benar bukan membenarkan sesuatu yang telah jadi kebiasaan," kata Kepala Kejaksaan Negeri Tanah datar M.Fatria yang didampingi Kasie intel Ardy,dan Jaksa Dian Wahyuni serta Aris Senin (23/1) di MAN 2 Batusangkar.
Ia menyampaikan hal itu pada sosialisasi hukum dari tindak lanjut kegiatan Jaksa masuk sekolah yang juga dihadiri Kasie Pendidikan Madrasah Kemetrian Agama Yusmarli, Walinagari Lima Kaum Gusrizal,dan Kumite MAN 2 Batusangkar Emrizal Dt Hayang Basa.
Menurut dia jika pengelola sekolah tetap melakukan praktik pungutan liar akan dapat menjadi bumerang.
Ia menjelaskan pungutan liar dalam konteks dunia pendidikan adalah pungutan yang dilakukan tanpa ada regulasi yang mengatur.
"Selain itu jika ada suatu kegiatan di sekolah yang tanpa perencanaan sejak awal maka bisa dikategorikan pungutan liar," katanya.
Ia berpesan kepada penyelenggara pendidikan di tingkat sekolah agar bekerja sesuai aturan apalagi saat ini telah ada tim sapu bersih pungutan liar.
Pada kesempatan tersebut Kejari juga meminta kepada para guru agar senantiasa melakukan pembinaan agar para siswa-siswi dapat terhindar dari penyalahgunaan narkotika dan modus kejahatan narkotika seperti membawa, menyimpan, menjual, menguasai narkotika dan dapat terhindar serta menjauhi tindakan melawan hukum dalam bentuk kejahatan seksual atau cabul.
Sementara itu Kepala MAN 2 Batusangkar Drs Agustamam  sangat mengapresiasi kegiatan pemberian penyuluha hukum dengan materi pembinaan hukum yang berkaitan dengan pengelolaan Keuangan Negara.
Karena Kepala madrasah memiliki satu satker yang mengelola keuangan negara dalam memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar dibidang kependidikan.
Dikatakan,materi yang diberikan dapat menjadi sebuah petunjuk dan arahan dalam pengelolaah keuangan sehingga para Kepala Madrasah dan Bendahara terhindar dari penyalahgunaan keuangan negara dan pungli serta jeratan hukum dan dia juga berharap dapat terus dilakukan dengan materi-materi hukum lainnya yang berhubungan dengan generasi muda.
"Pada dasarnya pemahaman mengenai pungli harus kami ketahui sebagai pengelola sekolah sehingga dengan melakukan kebijakan yang tidak melanggar aturan dapat kita lakukan demi kemajuan sekolah begitu juga dengan pemahaman tentang peyalahgunaan Narkotika serta  perbuatan sexual/cabul perlu di ketahui secara dalam oleh murid murid yang pada dasarnya sedang mencari jati diri dalam proses pendewasaan mereka, agar mereka sadar bahwa dua hal tersebut harus di jauhi dan berakibat hukum yang sangat berat terhadap mereka, serta kami mengharapkan guru dan siswa-siswi yang hadir hari ini dapat kembali bercerita kepada teman, rekan, keluarga, serta lingkungannya tentang bahaya narkotika dankejahatn sexual," ucap Agustamam.(alinurdin)