Advertisement

Jumat, 16 Juni 2017

PENGUNJUNG BHAYANGKARA EXPO 2017 DIPREDIKSI MEMBLUDAK,









Tanah datar.
Pengunjung Bhayangkara Expo yang akan dilaksanakan pada 30 Juni -1 dan 2 Juli 2017 mendatang diprediksi akan membludak,pasalnya disamping kegiatan ini diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya  pameran kuliner ,ekonomi kreativ dan banyak lainnya juga bersamaan dengan agenda perantau seNusantara untuk pulang bersama atau disebut juga dengan Silatnas IKTD se Nusantara.
“Kita optimis pagelaran Bhayangkara Expo 2017 akan berjalan cukup sukses,untuk itu Kita minta dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat terutama Pemerintah Tanah datar “kata Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas kepada awak media saat kegiatan buka bareng dengan anak yatim di mapolres Tanah datar Sabtu (10/6).
Ia menyebutkan,Bhayangkara Expo 2017 yang dilaksanakan di Istano Basa Pagaruyung ini kemungkinan menjadi kegiatan yang pertama sekali di Sumatera,untuk itu kesuksesan kegiatan ini juga kesuksesan kita semua baik Polres Tanah datar maupun pemerintah dan warga Tanah Datar.
“Kita punya prinsip Kalau bukan kita yang turut memajukan daerah siapa lagi,kalau tidak sekarang kapan lagi,jadi marilah kita dukung kegiatan yang saya yakin akan mendongkrak ekonomi kerakyatan warga Tanah datar “kata Bayu antusisa.
Menjawab pertanyaan wartawan sekaitan tiket masuk Istana Basa Pagaruyung nanti masih akan kita bicarakan dengan pihak Pemkab. Namun Kapolres berharap untuk gelaran acara Bhayangkara Expo, pemkab bisa menggratiskan tiket masuk ke Istana Basa Pagaruyung selama acara berlangsung, untuk masyarakat yang ingin menyaksikan acara pertama kalinya di lakukan di Sumatera Barat.
Antusias Awak media terlihat saat Kapolres memaparkan bentuk- kegiatan yang nanti akan di gelar termasuk agenda mengundang Artis Minang Ibukota, akan menambah semaraknya acara khusus Polri Resort Tanah Datar ini.
"Bayangkan jika memang acara ini untuk Pulau Sumatera baru pertama di gelar, dan itu di Tanah Datar, bertempat Istana Pagaruyung dan tepat dengan "pulang Basamonya" para perantau Tanah Datar, pengunjung bisa berjubel, " tambah Kapolres.
Untuk itu AKBP. Bayuaji menyampaikan bahwa guna mempersiapkan suksesnya penyelenggaraan ini, Ia bersama team Bhayangkara Expo Resort Tanah Datar, 2017, hampir tiap malam membahas semua hal berkaitan dengan acara tersebut di Warung Kamtibmas Pasar Batusangkar dan di beberapa tempat lainnya.
Terpisah Kasat Lantas Polres Tanah Datar AKP. Yulandi Rusadi, SH mengatakan, jajaran Polres dan 11 polsek yang ada ikut menyemarakan dan memeriahkan agenda ini.
Bhayangkara Expo 2017 akan menampilkan produk-produk unggulan dari Kecamatan, BUMD dan BUMN, Bazar UKM , Grand Opening Drama dan Parade Polisi Cilik, "Kota Budaya Mencari Bakat" serta Festival Baju Kuruang Basiba yang dimeriahkan oleh artis Benigno, Nedi Gampo dan Vanda.
"Polres Tanah Datar menginginkan acara ini sukses dan jika bisa menjadi agenda tahunan," ungkap AKP. Yulandi Rusadi.(alinurdin)

Sabtu, 10 Juni 2017

2017,TANAH DATAR TARGETKAN CETAK 1250 HAFIZ.





Tanah datar.
Pada Tahun 2016,Dikabupaten Tanah Datar terdapat 1000 orang penghapal Alquran (Hafiz) dan untuk tahun 2017 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar menargetkan sebanyak 1.250 orang generasi muda yang menjadi Hafiz.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi kepada Rakyat Sumbar  Selasa di Batusangkar.
“Dalam mewujudkan target tersebut ,Kita  terus menggelorakan semangat untuk mendirikan rumah-rumah tahfiz di Nagari-nagari,membina para pengurus tahfiz dan mendukung kegiatan –kegiatan generasi muda dalam menggalakan pembacaan dan penghapalan Al Quran” sebutnya.
Dikatakan ,berdasarkan penelitian dari para ahli,seorang penghapal  Alquran mempunyai inteligen dan kepintaran yang lebih dari orang yang tidak penghapal.
Ia menyampaikan untuk menghafal dan membaca Al Quran dibutuhkan konsentrasi fikiran dan pemahaman bacaan yang tinggi sehingga merangsang otak bekerja, dan faktor inilah yang membuat orang menjadi pintar.
"Disamping itu, orangtua yang rajin membaca Al Quran jarang yang pikun di usia tuanya. Itulah salah satu khasiat dan keuntungan membaca Al Quran," lanjutnya.
Bupati menjelaskan Tanah Datar mempunyai visi dan misi menjadikan kabupaten yang madani, berbudaya dan sejahtera.
"Pemerintah daerah terus berupaya melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan seperti Shalat Subuh dan Maghrib Berjamaah, mendorong pembangunan Pondok Tahfizd dan Program Jumat Bersih, serta reward bagi siswa yang hafizd Al Quran mulai dari satu sampai 30 juz," katanya.
Ia menyampaikan pada 2017 ini reward kepada anak-anak yang hafizd Al Quran akan diikutkan dalam kegiatan studi banding internasional ke negara Malaysia dan yang paling banyak hafizd diberi reward Umrah ke Tanah Suci Makkah.

"Kita mengimbau para orangtua untuk mendorong anak-anaknya untuk bisa hafizd Al Quran, karena dapat menjauhkan anak kita dari perbuatan dosa, sekaligus menjadi benteng dari pengaruh luar yang akan merusak aqidah dan moralnya," sebutnya.(alinurdin)

JALAN RAYA SARUASO –LINTAU DIHIASI LUBANG,BANYAK PENGENDARA TERJATUH ,MASYARAKAT ANCAM AKAN TANAM PISANG .








Tanah Datar.
Para pengendara diminta untuk waspada atau ekstra hati-hati saat melintasi jalan Raya Batusangkar- Lintau atau tepatnya di Nagari sarauso Kecamatan Tanjung Emas,Tanah Datar,pasalnya disepanjang jalan tersebut terdapat lubang yang cukup dalam dan disetiap saat mengintai maut.
Menurut  warga setempat jalan penuh berlubang ini sudah sejak lama,dan hanya diperbaiki apabila ada alek Tour De Singkarak , itupun hanya tambal sulam yang disangsikan ketahanannya.
“Iko jalan sudah banyak mangambil korban,memang alun ado yang maninggal dunia dek tajatuh dijalan ko,namun kok luko-luko dan masuak Rumah sakik indak tahituang lagi doh”Sebut Zal (40)warga sekitar jalan tersebut selasa (6/6)
 Ia menyebutkan,Jalan berlubang itu kerap memakan korban apalagi ketika ditutupi air hujan sehingga pengendara yang melintasinya sering terkecoh dan terserempet kedalam masuk kedalam lubang,akibatnya kalau indak luka ringan tentu luka berat dan membutuhkan perawatan.
Menurutnya,instansi terkait dalam hal ini sudah seharusnya memperhatikan keluhan warga pengguna jalan ini.”Harus ada dulu korban jiwa baru  diperbaiki,Kalau tidak kami akan tanam batang pisang di lubang tersebut”Tegasnya geram.
Senada yang disebutkan oleh Majao garang salah seorang tokoh pemuda setempat menurutnya,perbaikan jalan ini hanya  dilakukan dengan tambal sulam yang tidak dijamin ketahannya.”Sudah selayaknya jalan raya ini di perbaiki sepenuhnya,karena sudah sangat lama membutuhkan perbaikan sepenuhnya”Jelasnya.
Pantauan Rakyat Sumbar ,jalan ini merupakan jalan utama atau tepatnya jalan lintas menuju Lintau,Sawahlunto dan Sijunjung ,namun melihat kondisinya sungguh sangat memprihatinkan,bahkan menurut catatan sudah belasan pengendara luka-luka dalam jangka waktu tiga bulan belakangan ini ,bahkan Senin kemarin seorang pengendara terjatuh dan mengalami luka ringan,melihat kondisi ini sudah selayaknya instansi terkait untuk memperhatikan pembangunan jalan tersebut.(alinurdin)


Rakor Pelayanan Terpadu Satu Pintu IRDINANSYAH HARAP SATUKAN VISI TINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK






Tanah Datar.
Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi membuka secara resmi rapat koordinasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tanah Datar Tahun 2017 didampingi para Asisten di lingkup Setda, Kadis PMPTSP Armen dan dihadiri seluruh kepada OPD, Camat se Tanah Datar, Tim Pembina, Tim Fasilitasi dan Tim Pelayanan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Aula TP PKK Tanah Datar, Kamis (8/6/2017).
Kadis PMPTSP Naker Armen dalam laporannya menyampaikan, terima kasih kepada Bupati berkenan hadir membuka acara secara resmi. “selama ini rakor dibuka oleh pak Sekda, dan baru hari ini bisa dibuka secara langsung oleh pak Bupati, terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bapak” ujarnya.
Armen mengungkapkan, penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebenarnya sudah dimulai dari 2 Januari 2016 lalu, namun belum semua jenis izin dilimpahkan kewenangannya kepada KPPT. “sampai saat ini ada 50 izin yang telah dilayani melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), namun masih ada jenis yang belum dilimpahkan, oleh karena itu dalam kesempatan ini kami harap OPD untuk evaluasi kembali, apakah masih ada jenis izin berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah yang belum dilimpahkan ke PTSP” ungkapnya.
Ditambahkan Armen, sesuai Amanat Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, PMPTSP Naker sudah mempunyai Standar Operasional Prosedur (SOP), standar pelayanan perizinan, layanan pengaduan, layanan secara elektronik dalam bentu SPIPISE (Sistem Pelayanan Informasi Perizinan Investasi secara Elektronik) dan SIPPADU (Sistem Pelayanan Perizinan Terpadu).
“Kita sudah mempunyai dan membentuk tim pembina dan tim teknis perizinan dan untuk SIPPADU sedang disesuaikan bahasa programnya untuk 59 jenis izin dan sesuai dengan kesepakatan dan petunjuk KPK RI, Insya Allah aplikasi ini kita launching pada Juli 2017 akan datang” sampainya.
Namun harus diakui ujar Armen, dinas PMPTSP belum optimal dalam melaksanakan perizinan, karena ada beberapa pengurusan perizinan yang masih tumpang tindih OPD yang bertanggungjawab menanganinya. “Selama ini yang mengelola terkait investasi yang memanfaatkan ruang atau lahan luas dikelola Bappeda, sementara izin lokasi, lingkungan di OPD lain dan izin usaha baru dikelola oleh KPPT. Karena itu tentu hal ini perlu dikaji dan didudukan sesuai dengan aturan dan peraturan berlaku yang outputnya tentu akan berdampak pelayanan kepada masyarakat semakin baik” ujar Armen.
Sementara itu Bupati Irdinansyah mengatakan, pelayanan publik menjadi sektor yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat di Indonesia, termasuk di Tanah Datar, dimana masyarakat menganggap berurusan di instansi pemerintah akan menemui urusan berbelit-belit, diskriminatif, tidak ramah, tidak transparansi biaya pelayanan dan banyak keluhan lainnya.
“Saya bersama Wabup sepakat menjadikan pelayanan publik menjadi salah satu sektor untuk ditingkatkan menjadi lebih baik, terutama yang berkaitan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat” ujar Bupati Irdinansyah.
Dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat, ujar Irdinansyah, diharapkan berazaskan kepentingan umum, kepastian hukum, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban, keprofesionalan, partisipatif, tidak diskriminatif, akuntabiltas, ketepatan waktu, kecepatan, kemudahan dan keterjangkauan.
“Tim pembina, tim pendukung dan tim teknis yang berkomitmen untuk melaksanakan pelayanan satu pintu ini diharapkan tidak hanya sekedar seremonial saja, namun harus mempunyai dampak nyata untuk kemajuan, karena itu ikuti dan laksanakan rapat koordonasi dengan sebaiknya sehingga menghasilkan keputusan yang baik guna mendukung pelayanan publik lebih baik lagi di Tanah Datar” pungkas Irdinansyah.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen dukunga terhadap pelaksanaan pelayanan satu pintu di Kabupaten Tanah Datar. (alinurdin)

JEMPUT ASPIRASI WARGA,BUPATI BERSAHUR DI RUMAH WARGA MISKIN.





Tanah datar.
Momentum Ramadhan dimamfaatkan oleh Bupati Tanah datar Irdinansyah tarmizi untuk mendekatkan diri dengan warganya,berbagai program dilaksanakan diantaranya Subuh berjemaah dengan warga dan makan sahur bareng masyarakat.
DiJorong Cubadak, Nagari Cubadak,Lima Kaum,Di rumah Ali Luis seorang warga yang tidak mampu  Bupati Irdinansyah Tarmizi Sahur Bareng,Rabu (7/6).
 Membawa bekal nasi dan lauk,Irdinansyah Tarmizi mengunjungi keluarga Ali,sambutan keterpanaan dan ketidak percayaan di mata 6 penghuni rumah itu,betapa tidak belum pernah terbayangkan oleh dirinya akan di kunjungi oleh orang nomor 1 di Tanah Datar ini,namun Irdinansyah Tarmizi cepat mencairkan suasana dengan berkelakar.
Tak terlihat keletihan di wajah Bupati yang dikenal dengan ramah ini,meskipun baru saja memimpin tim Ramadhan dan tentu kurang tidur,namun kerinduan dirinya untuk terus bertemu dengan warganya menjadi satu kepuasan batin didalam dirinya.
Ditemani oleh Luis sekeluarga dan beberapa tetangga,Bupati Irdinansyah Tarmizi membuka bekalnya yang berupa sambal dan nasi.”Kiniko kita memulai sahur jan sagan-sagan untuk ma,ambiak sambalnyo “Ajak Bupati .
 Sahur bareng dengan warga miskin yang menjadi wujud keinginan dari Bupati Irdinansyah Tarmizi ini dipenuhi canda,Hal ini bukan saat sekarang saja dilakukan oleh Irdinansyah Tarmizi,namun semasa beliau menjadi Wabup program sahur bareng dengan warga juga pernah dilaksanakan.
“Ini saya lakukan sebagai rasa rindu diri terhadap warga sekaligus menjemput aspirasi,kita ketahui disaat kita makan enak,rupanya masih ada saudara kita yang makan seadanya,disaat kita tidur nyenyak masih banyak saudara kita yang kedinginan karena atapnya yang bocor ataupun lantainya masih tanah,nah di bulan penuh berkah ini saya mewujudkan kerinduan hati saya untuk berjumpa dengan saudara-saudari saya”Ungkapnya haru.
 Kadang sambil bercanda Irdinansyah sesekali tertawa, terlihat sekali keakrabannya bersama keluarga Ali Luis tersebut.
 Usai makan sahur bersama keluarga tersebut, Bupati Irdinansyah berikan bantuan beras dan uang. Setelah itu dilanjutkan shalat subuh berjamaah di Masjid.
 Usai shalat subuh berjamaah, paginya Bupati didampingi Camat Lima Kaum Afrizal, Wali Nagari Cubadak dan Wali Jorong kunjungi warga yang kurang mampu, menanyakan persoalan ekonomi, kartu sehat, raskin, dokumen kependudukan dan persoalan lainnya.
 Tidak hanya itu Bupati Irdinansyah Tarmizi ternyata juga bawa sembako seperti beras dan amplop berisi uang yang diserahkannya langsung pada warga yang ia kunjungi di pagi itu. 

Hari-hari Irdinansyah Tarmizi selaku Bupati bersama wakilnya Zuldafri Darma diisi dengan melakukan silturahmi dengan warganya,Tak kenal lelah,susuri 75 nagari demi mendekatkan diri dengan warganya,Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi menjalankan program dan janjinya.
Dari subuh ke subuh   dari maghrib ke maghrib l,berpindah mesjid menggiliri 75 Nagari demi mewujudkan masyarakat yang madani sejahtera, berdasarkan adat dan syara bersandikan kitabullah.
Meninggalkan anak dan istrinya demi tugas dan tunaikan janji,masih terlintas dengan jelas oleh warga  yang berdiam dipelosok Tanah datar , Irdinansyah Tarmizi terus lakukan kunjungan,selaku wakil Bupati pada waktu itu dirinya berjanji akan lebih inten untuk mengetahui kondisi warganya,meskipun harus bermalam dirumah- rumah penduduk.
Saat kini setelah Irdinansyah Tarmizi dipercaya oleh warga bersama wakilnya Zuldarfri Darma dia mewujudkan impiannya itu melalui program sehari  berkantor  di Nagari dan subuh berjemaah,disana Dia dan Wakilnya menampung seluruh keluh dan kesah warga,bahkan demi mendapatkan informasi yang jelas dan benar dirinya ikhlas nginap dirumah penduduk yanh paing miskin.
"Mereka adalah warga,saudara dan orang tua kita,harapan mereka tertumpang didiri Saya,sebagai Anak,saudara dan pemimpin Saya wajib hukumnya mengetahui dan mencarikan solusi bagi mereka" ungkap Irdinansyah Tarmizi Kepada Rakyat Sumbar saat mengunjungi Rumah dinasnya beberapa waktu yang lalu.
Tak sedikit keluh kesah dan aspirasi telah didengarnya dan tak sedikit pula problem mereka dipecahkannya sehingga disetiap kunjungan warga sangat antusias menyambutnya,karena mereka merasa telah menemukan pemimpin yang senantiasa mau menerima segala rintihan.(alinurdin)

Sabtu, 27 Mei 2017

Konsolidasi Organisasi Bundo Kanduang se Sumatera Barat Kita Tingkatkan Peran Serta Bundo Kanduang Menuju Masyarakat Madani







Tanah Datar.
Penyelengaraan acara Konsolidasi Organisasi Bundo Kanduang di Gedung Nasional Maharajo Dirajo, Kamis (18/5/2017), yang bertajuk kita tingkatkan peranserta Bundo Kanduang menuju masyarakat madani yang dihadiri oleh ratusan Bundo Kanduang se Kabupaten/Kota, Sumatera Barat.
Dalam kesempatan itu ketua Bundo Kanduang Provinsi, prof. Dr. H. Puti Reno Raudah Thaib, mengatakan bahwa di acara ini nampak betul yang menjadi slogan orang Minang "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" yang disepanjang acara terlihat diisi dengan konten yang berbau adat dan tidak meninggalkan sisi agamanya.
Tidak terlepas dari penghargaan atas bantuan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintahan Kabupaten Tanah Datar, sehingga terlaksananya acara ini, "Inilah konsolidasi yang teramai selama sudah 40 tahun menjabat sebagai ketua Bundo Kandung, Sumatera Barat" begitu yang dikatakannya dalam sambutan.
Bagi orang minang seorang laki-laki perannya sebagai mamak tidak bisa gugur yang masih bergantung erat urusannya dengan keluarga inti otomatis waktu tidak cukup untuk anak dan disitulah peran ibu dalam membentuk karakter anak.
"Didikan orang tua terdahulu juga harus diwarisi kepada generasi muda kita karena anak muda adalah embrio yang bakal lahir sebagai penerus adat istiadat budaya minangkabau nantinya" tambahnya dalam sambutan.
Selaku pucuak undang, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, mengharapkan kegiatan konsolidasi organisasi Bundo Kandung ini juga merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kepedulian Bundo Kandung terhadap nilai, fungsi dan peran Bundo Kandung di Minangkabau dalam mewujudkan masyarakat yang berkualitas dalam mengaplikasikan Adaik Basandi Sayarak, Syarak Basandi Kitabullah.
"Bundo Kanduang dalam ruang pendidikan adat dan budaya, menginpirasinya untuk nanti diterapkan pada kehidupan sendiri maupun masyarakat yang secara sempurna telah menciptakan generasi yang berbudi baik dan berahklak mulia" ujarnya dalam kesempatan itu.
Menyambung sambutannya menuturkan, sebelum itu program subuh berjamaah dan membaca Al-Quran telah dimulai dan telah nampak dengan meningkatnya grafik anak-anak penghafal AlQuran di Tanah Datar seperti salah satu contoh di daerah Sumanik telah ada anak Hafiz 30 juz ayat Al-Quran.
"Seorang anak yang mengerti akan Al-Quran tentu kepribadiannya sudah terdidik secara langsung serta memiliki akhlak dan moral yang sangat baik, program tersebut telah berbuah hasil dimana naiknya grafik penghafal Al-Quran di Kabupaten Tanah Datar" ujarnya dalam sambutan.
Peran aktif bundo kanduang sebagai pola asuh utama dalam keluarga pada lingkup kecil dan masyarakat secara luas perlu di jaga tanpa terkontaminasi oleh budaya luar, disamping meningkatkan pendidikan anak kemenakan, karena pendidikan merupakan salah satu pokok masyarakat yang harus dipenuhi, pendidikan akan dapat meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraannya.
"Perlu kita sadari saat ini masih banyak generasi muda kita yang tidak mengerti akan adat budaya dasar kita, peran Bundo Kanduang lah yang sangat diharapkan untuk bisa menumbuhkan rasa peduli akan budaya kita tersebut, penting selalu ada aktifitas masyarakat, bila masyarakat kita sudah cerdas maka tentu akan dapat mengikuti perkembangan dan tidak tergilas oleh kemajuan itu sendiri" menutup sambutannya.
Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Penasehat Bundo Kandung Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah dan Ny. Retry Zuldafri Ketua, Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat Prof. Dr. Puty Retno Raudha Thaib, Ketua LKAAM Tanah Datar Irsal Veri Dt. Lelo Sampono,  Ketua DPD Bundo Kandung Tanah Datar, Bundo Kandung se Kab/Kota SumBar serta Niniak Mamak Cadiak Pandai.(alinurdin)



KITA HARUS DUKUNG PEMERINTAH BERTINDAK TEGAS TERHADAP ORGANISASI YANG BERTENTANGAN DENGAN IDEOLOGI NEGARA












 Rektor IAIN Bausangkar Dr. H. Kasmuri, MA: “Pembubaran HTI sudah melalui kajian yang mendalam oleh pemerintah, tetapi negara berkewajiban untuk melakukan pembinaan wawasan kebangsaan terhadap eks-anggota HTI
Tanah Datar.
 16/05/2017. Rektor IAIN Batusangkar menilai pembubarkan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah sudah melalui kajian yang mendalam oleh pemerintah dan untuk meluruskan pemahaman dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air.
Seluruh anak bangsa berkewajiban memelihara ideologi negara dan demokrasi di Indonesia. Menurut pandangan Kasmuri, kita jangan hanya fokus pada HTI saja, banyak organisasi masa yang harus disikapi oleh pemerintah. Terutama kelompok masyarakat tertentu menentang NKRI. Oleh karena itu, sikap tegas pemerintah dalam hal ini harus diperlihatkan bukan hanya HTI saja, apapun gerakan yang anti ideologi negara harus ditindak tegas termasuk aksi terosisme dan radikalisasi yang merusak persatuan dan kesatuan.
Dan kita harus bijak dan jangan salah kaprah memberikan penilaian terhadap kelompok masyarakat yang belum tentu anti ideologi negara. Siapa saja boleh mengaku NKRI harga mati, tapi dalam sikap prilakunya justru anti Pancasila, dan  justru kelompok masyarakat menuntut keadilan jangan serta merta dituduh intoleran dan anti Pancasila, yang disebut NKRI harga mati pada hakekanya adalah tercermin dari prilaku berbangsa dan bertanah air. Bukan hanya sekedar jargon, ungkap Kasmuri di Rektorat IAIN Batusangkar.
Selanjutnya Kasmuri menambahkan, bercermin dari pembubaran HTI segenap komponen bangsa harus benar benar menyadari bahwa pembinaan wawasan kebangsaan sangatlah penting, pemahaman keagamaan tidaklah pantas dibenturkan dengan pemahaman bernegara dan berbangsa. Menegakkan keadilan, kesejahteran dan peningkatan mutu pendidikan di tengah masyarakat adalah solusi yang paling tepat untuk keluar dari masalah gagal paham terhadap kehidupan berbangsa dan bertanah air. tegas Kasmuri.
Dengan dibubarkannya HTI bukan berarti seluruh anggota eks HTI adalah musuh negara, tetapi justru negara punya kewajiban melakukan pembinaan melalui pintu dialog dan pendekatan kultural, dan  tidak satupun anak bangsa yang berhak memusuhi eks anggota HTI, apalagi bertindak tidak adil diluar koridor hukum. Kami dari masyarakat akademisi mendesak pemerintah untuk melakukan langkah langkah kongkrit meluncurkan program pembinaan wawasan kebangsaan kepada organisasi dan kelompok masyarakat yang menyimpang dari ideologi negara dan aturan hukum yang berlaku agar kasus kasus semacam ini bisa diminimalisir, dan yang lebih penting lagi pemerintah harus menegakkan supermasi hukum tanpa pandang bulu, menutup wawancara dengan wartawan.(alinurdin)