Advertisement

Selasa, 21 Februari 2017

PULUHAN WARGA MISKIN RAMBATAN TERIMA BANTUAN SEMBAKO.










Tanah datar.
Puluhan warga miskin nagari kecamatan Rambatan terima bantuan berupa sembako dari pihak ketiga yang diserahkan langsung oleh Anggota DPRD Tanah datar Syafril Jamal senin (20/2).
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sauadara kita yang hidup dalam kesusahan”sebut Syafril Jamal kepada awak media .
 Menurutnya,dalam kondisi ekonomi yang sulit saat ini masih banyak warga yang membutuhkan uluran tangan dari yang mempunyai kelebihan,untuk itu Dia mengajak agar peduli terhadap lingkungan dan sesama.
“Saya sangat mengapresiasi kepada donatur yang telah memberikan bantuan berupa sembako kepada saudara kita yang membutuhkan”Imbuhnya.
Sementara itu Syafarudin (53) salah seorang penerima bantuan merasa terharu dan bersyukur atas kepedulian dari donatur yang telah mengurangi beban hidupnya dimasa sulit ini.
“Dengan bantuan ini kami terbebas selama 5 hari dari kesulitan hidup ,saya dan sekeluarga mengucapkan beribu terima kasih terutama kepada Pak Syafril Jamal”Ujarnya haru.
Syafril Jamal dari fraksi Golkar yang didampingi para walijorong se nagari Padang Magek mendatangi satu persatu rumah warga miskin sembari meneyrahkan bantuan berupa beras,gula ,minyak makan,telur yang disetiap kunjungannya mendapat sambutan antusias dan haru dari warga.
“ Semoga Pak Syafril Jamal diberikan kesehatan dan rezeki dari Allah serta terus menjabat,karena pemimpin seperti inilah yang dibnuthkan masyarakat,disebabkan beliau sejak menajdi walinagari padang magek sudah dikenal dermawan dan dekat dengan masyarakat terutama masyarakat miskin”Ungkap mereka tulus .(alinurdin)

PETANI PADANG MAGEK RUGI RATUSAN JUTA,PULUHAN TAHUN IRIGASI TIDAK BERFUNGSI.









Tanah datar.
Ratusan juta petani Padang Magek Kecamatan Rambatan alami kerugian setiap tahunnya ini diakibatkan jaringan irigasi yang menjadi penyuplai air kesawah masyarakat mengalami kekeringan.
" Telah puluhan tahun irigasi ini tidak dapat dipergunakan akibatnya 30 hektar sawah warga Tidak bisa digarap,"sebut Walijorong Bulakan basrial in topis kepada rakyat sumbar senin (20/2).
Dikatakan,jika 1 hektar sawah bisa menghasilkan 10 ton padi dikalikan 2 kali setahun kerugian masyarakat mencapai ratusan juta rupiah setahun.
" Kita telah berulangkali melaporkan kedinas PU,namun sampai saat ini belum ada tanggapan atas solusi masalah irigasi ini " tegasnya.
Sementara itu anggota DPRD Tanah Datar Syafril Jamal mengungkapkan,pihaknya telah melakukan peninjauan bersama dinas PU ke irigasi tersebut.
" Hasil dari rembugkan kita rencanakan untuk mendam atau memasang pipa paralon sepanjang 500 meter “Terang politikus dari fraksi Golkar ini.
Dikatakan,Saat ini sawah di padang magek banyak yang telah beralih fungsi ke Tanaman jagung,ini diakibatkan sawah mereka tidak lagi dialiri air irigasi,tentu tingkat kesejahteraan mereka menurun,karena apabila padi yang ditanam disawah mereka niscaya mereka akan menikmati hasil dari jerih payah apalagi  saat ini harga padi ditingkat petani naik.
Terpisah Kepala UPT pengairan Kecamatan Rambatan Jhon ketika dikonfirmasi oleh Rakyat Sumbar menyebutkan,pihaknya telah melakukan pninjauan ke irigasi tersebut,namun rencana pemasangan pipa ataupun pendaman irigasi tersebut masih terkendala izin dari pihak yang tanahnya terkena aliran irigasi tersebut.(alinurdin)

Senin, 20 Februari 2017

MAN 2 BATUSANGKAR PUNYA 4 PROGRAM UNGGULAN.







Tanah datar.
Guna menyukseskan proses belajar dan mengajar sekaligus mencetak lulusan terbaik,MAN 2 telah memiliki 4 (empat) program unggulan.
Hal ini disampakan oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Batusangkar kepada Rakyat Sumbar Jumat (17/2).
“Empat program tersebut antara lain yang pertama Penajaman Standar Kelulusan (SKL) program ini mengharuskan seluruh siswa kelas XII mengikuti belajar tambahan pada sore harinya setelah pelajaran sekolah selesai, namun tambahan belajar ini dibuat seperti bimbingan belajar (Bimbel) yang hanya membahas kemungkinan soal yang akan dikeluarkan pada ujian nanti”Sebutnya.
Diungkapkan ,pihak sekolah akan memberikan perhatian khusus, seperti memberikan bimbingan akademik dan konselor dengan membagi 10 siswa dalam satu kelompok dengan satu orang pembimbing.
“selain itu pihak sekolah juga mendatangkan tim trainer ESQ dari Diniyah Putri, ini diharapkan dapat memberikan motifasi dan semangat siswa melalui pencerahan qalbu, terakhir pihak sekolah juga mensingkronkan program pemerintah dengan program sekolah, ini terkait kegiatan TO (Try Out) dan program - program lainnya”Jelasnya.
Bermodalkan tenaga pendidik yang berjumlah 76 orang Madrasah Aliyah Negeri 2 Batusangkar telah banyak menorehkan prestasi yang sangat membanggakan bagi dunia pendidiakan diranah luhak nan tuo ini ,karena prestasi itu bukan hanya ditingkat kabupaten ,Namun sudah merambah di tingkat propinsi Sumbar dan bahkan Nasional.
Berbagai kegiatan telah menjadi satu acuan bagi Madrasah yang terletak dipinggiran jalan raya Batusangkar –Padang ini untuk berkiprah dengan didampingi tenaga guru yang trampil yang siap menularkan ilmu dan bakat mereka kepda siswanya sehingga vis-dan misi MAN 2 Batusangkar terealisasi dengan baik.
Mengusung visi Terdepan dalam Prestasi, Terpuji dalam Berakhlak, Terampil dalam Bekerja dan Berbudaya Lingkungan dan Misi untuk Membentuk insan yang berilmu pengetahuan tinggi didasari oleh iman dan taqwa kepada Allah swt, Menyiapkan peserta didik agar bisa lulus 100% setiap tahun dan dapat melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi negeri baik perguruan tinggi lokal, nasional dan timur tengah, Mengembangkan bakat dan potensi peserta didik melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler,Meningkatkan kemampuan profesional guru dan pegawai sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan sehingga mampu mewujudkan proses pembelajaran yang handal dan berhasil guna
Selanjutnya Memberikan layanan prima bagi warga sekolah dan masyarakat dengan prinsip 5 T (tertib waktu, tertib personal, tertib administrasi, tertib prosedur, dan tertib lingkungan), Menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, bersih,indah, nyaman, rindang, ramah lingkungan yang bernuansa lingkungan hidup ,Menciptakan peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.
Sebagai Sekolah Adiwiiyata Nasional ,MAN 2 Batusangkar menerapkan semboyan 6 S (Sapa,Senyum,Salam,Sopan,Santun dan Sehat)kepada siswanya agar mampu menjadi manusia yang berakhlak ,beriman dan beramal sholeh dimanapun mereka berada.
Untuk menciptakan tenaga trampil dan beraklahkul karimah MAN 2 Batusangakr membekali sisiwanya dengan kegiatan Pramuka, OSIS ,Drumband ,Seni  Kaligrafi ,Rohis , KSM ,AKSIOMA,dan PIK-KRRUKS-PMR.(alinurdin)

3 PENGEDAR SABU TANAH DATAR DICOKOK







Tanah datar,
Tiga pengedar narkotika jenis sabu berhasil diamankan Satres Narkoba Polres Tanah Datar, t Rabu 15/2, sekira jam 19.25 WIB.
Kapolres Tanah Datar AKBP Irfa Asrul Hanafi  yang didampingi Paur Humas IPTU KL Toruan kepada wartawan mengungkapkan yPenangkapan tiga pengedar narkoba ini berjalan dramatis, salah seorang tersangka bernama Yogi Iza Putra (25) warga jorong Kinawai, Nagari Balimbing, Kecamatan Rambatan, mencoba melarikan diri usai ditangkap.
"Salah seorang tersangka berusaha melarikan diri, ia melompat menerjuni jembatan batang ombilin, beruntung tersangka masih dapat kita tangkap," kata Kapolres Kamsi (16/2).
Dijelaskan Kapolres, tersangka Yogi, begitu ia melompat terjun dari jembatan batang ombilin, petugas pun segera berlarian turun kedasar sungai batang ombilin, untuk menangkap tersangka dan berhasil, walaupun basah kuyup malam itu.
Betuntung, tersangka Yogi tidak mengalami cedera serius, ia hanya mengalami luka memar diwajah dan punggung, karena jatuhnya menimpa batu yang berada di sungai tersebut, terang Irfa.
Setelah menangkap Yogi, dengan barang bukti sabu 1 paket seharga 150 ribu, Polisi berhasil mengembangkan kasus ini. Dari keterangan Yogi, ia mendapatkan barang haram tetsebut dari bandar lain, yang bernama Bambang (32) warga Jorong Siturah, Nagari Padang Luar, Kecamatan Rambatan, terang Kapolres.
Dari tangan tersangka Bambang, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa dua paket sabu, 1 buah bong, 1 timbangan elektrik, 4 paket daun ganja, 2 linting ganja, uang tunai 1 juta, tutur Irfa.
Tak sampai disitu, ujar Kapolres dengan dua mawar dipundak ini, Polisi juga berhasil mengembangkan kasus ini, dengan menangkap tersangka Taufik Hidayat (35) warga Tepi Pasar Koto Tuo, Jorong Koto Tuo, Nagari Sulit Air, Kabupaten Solok.
Dari tangan Taufik Hidayat, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa 14 paket sabu, 1 timbangan elektrik, 1 unit HP, uang tunai 6,7 juta dan kaca pirek 1 paket, tuturnya.
Setelah digelandang ke Mapolres Tanah Datar, tersangka Taufik Hidayat bernyanyi, bahwa ia mendapatkan barang haram itu dari seorang bandar yang berdomisili di Batusangkar, urainya.
"Namun sayang, tersangka Tafik Hidayat tak tahu siapa orangnya, ia hanya bertransaksi lewat HP saja, kita sudah coba hubungi lewat HP mereka, tapi tak berhasil," kata Kapolres.
Dari penangkapan tiga tersangka pengedar narkotika ini, terbukti Tanah Datar merupakan lahan subur bagi bandar dan pengedar narkotika," kita akan terus berperang melawan narkoba berikut pengedar dan bandarnya," pungkas Kapolres.
Saat ini ketiga tersangka sudah menginap di kandang situmbin, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan terancam hukuman berat.(alinurdin)

HUT KE XIII RADIO LUHAK NAN TUO BERLANGSUNG SEMARAK







Tanah Datar.
Keberadaan radio sebagai salah satu media informasi masih sangat dibutuhkan masyarakat. Sesuai dengan fungsi yang melekat padanya seperti fungsi penerangan, pendidikan, hiburan dan propaganda, radio telah lama mendapat tempat di hati pendengarnya.
Begitu penting dan efektifnya peran radio ini diakui Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi saat mengikuti malam puncak HUT  ke XIII Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Luhak Nan Tuo 102,5 FM, Jum’at (17/1) di depan halaman Radio Luhak Nan Tuo Batusangkar.
Bupati Irdinansyah sampaikan Radio LNT sebagai bagian dari pemerintah daerah menjadi garda terdepan dalam penyampaian dan penyebarluasan informasi kepada khalayak masyarakat.
“Program-program pemerintah daerah dapat diketahui oleh masyarakat serta informasi dan himbauan-himbauan dapat disampaikan melalui radio LNT ini, sehingga tidak dipungkiri Radio Luhak Nan Tuo punya peran strategis,” ungkap bupati.
“Saya termasuk pendengar setia Radio Luhak Nan Tuo, senantiasa di mobil dalam perjalanan ke suatu tempat saya selalu mendengarkan siaran radio Luhak Nan Tuo,” bebernya lagi.
Bupati sampaikan banyak hal yang bisa pemerintah daerah sampaikan kepada masyarakat seperti himbauan menjaga lingkungan sehat dan bersih, tertib berlalu lintas, menggiatkan shalat subuh dan magrib berjamaah yang diikuti magrib mengaji, mendorong pondok-pondok tahfiz, serta edukasi bahaya narkoba.
Begitupun dalam program yang dimiliki Radio LNT, adanya lomba MTQ Udara serta MTQ Tahfiz, saya mendukung hal ini karena selaras cita-cita kita, menjadikan Tanah Datar menjadi kabupaten tahfiz.
Ke depan kepada Dinas Kominfo sebagai instansi penanggung jawab, bupati minta untuk dibuatkan program “Masyarakat Bertanya, Bupati Menjawab”. Ini menjadi jembatan menampung keluhan dan aspirasi masyarakat secara langsung.
Bupati juga memuji keberadaan fans radio LNT yang mempunyai inisiatif mengangkat acara HUT Radio LNT dengan meriah. “Keberadaan fans bisa membesarkan Radio LNT, jadi beruntunglah Radio LNT yang memiliki banyak fans sekaligus peduli dan kompak,” puji bupati kepada fans yang hadir dari seluruh penjuru Tanah Datar bahkan yang datang dari Solok dan Sijunjung.
“Semoga Radio Luhak Nan Tuo semakin jaya di udara dan bisa menjadi inspirasi di tengah-tengah masyarakat,” harap bupati.
Sementara Kadis Hubkominfo Erizal Ramli dalam laporannya menyampaikan kegiatan berkat dukungan dan kerja keras fans yang diketuai Rusli. “Hanya dalam waktu 4 hari panitia yang dibentuk sendiri oleh fans Radio LNT bekerja mempersiapkan HUT ini, terima kasih Bapak Rusli selaku ketua panitia dan seluruh fans yang telah berkontribusi,” ungkap Erizal.
Erizal sampaikan Radio LNT saat ini memiliki 6 penyiar dan sudah menjangkau seluruh kecamatan dan nagari di Tanah Datar. Tidak hanya itu juga sudah menjangkau hampir seluruh Kab/Kota di Sumatera Barat.
Seiring dengan kemajuan teknologi informasi, Dinas Kominfo bertekad secara bertahap meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung operasional Radio LNT.
“Kita menginginkan Radio LNT terus berkembang dan maju seiring kemajuan teknologi, sehingga kualitas di berbagai aspek pun dapat ditingkatkan,” harap Erizal Ramli.
Di kesempatan itu turut hadir Staf Ahli Bupati Imran, Kadis Dikbud Abrar yang juga sebelumnya merupakan Kadis Kominfo dan beberapa kepala OPD serta fans radio LNT.
Juga diumumkan pemenang sekaligus penyerahan hadiah lomba MTQ Tahfiz antar siswa SD, MIS dan Pondok Tahfiz se Tanah Datar dalam rangka HUT Radio LNT sekaligus peringatan 1 Tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar.
Sekilas Radio Luhak Nan Tuo
Seperti yang dituturkan secara bergantian oleh 3 penyiar senior yang menggawangi radio yang dulu disebut radio Pemda, Yasrizal, Nurhayati dan Dwita Nurfalinda.
Munculnya Radio LNT tidak terlepas dari ide bapak bupati saat itu Masriadi Martunus yang mempunyai impian memiliki media komunikasi seperti radio ataupun televisi.
Keinginan ini yang dijawab oleh Kepala Kantor Inforkom saat itu Alfian Jamrah beserta Yusrizal. Setelah dilakukan studi banding ke daerah lain dan dipersiapkanlah segala sesuatu yang dibutuhkan.
Akhirnya tanggal 16 Februari 2004 tepat jam 16.00 WIB, Radio LNT resmi perdana mengudara di Tanah Datar dengan Yasrizal yang lebih akrab dipanggil Mak Angah sebagai penyiar pertama sekaligus satu-satunya saat itu dan Mustafa Akmal selaku pimpinan pertama radio LNT.
Setelah 15 hari, diikuti hadirnya Nuryahati “Amay” atau juga dikenal sebagai Tiara dan dilanjutkan hadirnya Dwita Nurfalinda atau Wid.
Hal yang berkesan lainnya, saat gempa 2004 yang lalu cerita Amay, kita tetap siaran mengiformasikan tentang info terkini, menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap gempa sementara kondisi kita juga mencekam saat siaran karena bangunan rusak. Ini tetap kita lakukan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta menerima informasi yang benar.
Dwita juga tuturkan program yang mendekatkan dengan pendengar di antaranya Ciloteh Minang Langkok-Langkok dan program-program mengangkat seni dan budaya Minagkabau.
Di kesempatan yang sama Odjie salah seorang penyiar menambahkan, saat gempa tahun 2009, Bupati Shadiq Pasadigoe juga perintahkan radio tetap mengudara 24 jam. ‘Saat itu saya ditelpon langsung Bapak Shadiq jam 01.00 Wib untuk siaran, walau berat saya tetap bahagia bisa membantu masyarakat tetap tenang sekaligus memberikan infomasi,” kenang Odjie.(alinurdin)