Advertisement

Selasa, 28 Maret 2017

DUKUNG KOTA BATUSANGKAR BERSIH. 150 MAHASISWA IAIN BATUSANGKAR SUSURI JALAN ,PUNGUT SAMPAH .









Tanah datar.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta turut mendukung Kabupaten Tanah datar untuk meraih adipura sebanyak 150 orang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN )Batusangkar turut bergoro dengan menelusuri pinggiran jalan di Kecamatan Lima Kaum, guna memungut sampah bersama, Kamis, (23/3).
Dari Pantauan Rakyat Sumbar  , dilokasi sekitar 150 orang mahasiswa IAIN yang tergabung dari berbagai Jurusan dan Fakultas yang berbeda, menyisiri pinggir jalan yang dimulai dari Nagari Cubadak Lima Kaum, sambil membawa katong kresek dan memunguti sampah yang berserakan disepanjang jalan. Sampah yang menjadi sasaran utama dalam goro tersebut, adalah sampah yang berbahan organik.
Kepada Rakyat Sumbar  Yasrizal, selaku Biro AUAK IAIN Batusangkar, mengatakan IAIN Batusangkar melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, dalam melibatkan mahasiswa untuk pemeliharaan lingkungan dan menjaga kebersihan. Khusus untuk goro saat ini, IAIN menerjunkan 150 orang mahasiswa yang dibagi menjadi 3 kelompok, yang mana setiap kelompok beranggotakan 50 orang, ditambah dosen pendampingnya. "Kami mulai star memungut sampah dari Batas Kota Batusangkar Nagari Cubadak, Kecamatan Lima Kaum, hingga ke batas Kecamatan Lima Kaum, kearah pusat Kotanya," ujar Yasrizal.
Lanjutnya, goro ini rencananya tidak hanya dilakukan disatu kecamatan saja, setiap kecamatan yang ada di Kota Batusangkar aka dilakukan gotong royong bersama mahasiswa IAIN Batusangkar. Namun dalam hal ini, kampus IAIN menunggu konfirmasi dari pihak kecamatan setempat untuk pengaturan jadwal goro yang tepat.
"Kami Kampus IAIN melalui mahasiswa dan oraganisasi yang ada, siap berpatisipasi dalam kegiatan pembangunan daerah yang sedang digalakan oleh pemerintaj daerah," ujarnya lagi. 
Ia juga menjelaskan, nantinya setiap mahasiswa IAIN akan digilir dalam mengikuti goro tersebut. Melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang ada, mahasiswa akan dikordinir untuk melaksanakan goro. "Dengan terlibatnya mahasiswa ke tengah-tengah masyarakat diharapkan, dapat membantu masyarakat, dan sadar akan adanya kampus atau mahasiswa yang sangat peduli lingkungan setempat," harapnya lagi. 
Dalam kesempatan tersebut Afrizal Camat Lima Kaum, sangat mengapresiasi mahasiswa IAIN Batusangkar yang telah ikut serta dalam membersihkan dan menjaga lingkungan khususnya di Kecamatan Lima Kaum yang merupakan wilayah yang dipimpinya. "Saya sangat berterimakasih dengan peran aktifnya, mahasiswa IAIN Batusangkar, di Kecamatan Lima Kaum ini," ujarnya.
Kedepannya, pihak Kecamatan akan selalu menjalin komunikasi dengan pihak kampus IAIN Batusangkar. Afrizal juga mengatakan, dalam semua kegiatan di kecamatan ingin melibatkan mahasiswa IAIN Batusangkar, sehingga nantinya semua program maupun pekerjaan yang dihadapi pihak kecamatan akan berjalan dengan mudah dan terasa ringan.
"Saya yakin jika kita bekerja bersama apapun masalahnya akan mudah kita hadapi. Seperti  kata pepatah Minang 'barek samo kito pikua, ringan samo kito jinjiang' itu yang kami harapkan," ujarnya lagi.
Hal senada juga disampaikan Leni (22) salah seorang mahasiswa IAIN Batusangkar, yang ikut serta dalam gotong royong bersama tersebut. Menurutnya, Goro tersebut merupakan sebuah kegiatan yang sangat positif yang harus lebih ditingkatkan di tengah-tengah masyarakat. Selaku mahasiswa IAIN Batusangkar, yang merupakan kampus Islam sangat menjunjung tinggi kebersihan dan kerapian. Seperti yang dikatakan oleh filsafat Islam 'kebersihan sebagian dari iman'. 
"Kami mahasiswa yang mewakili Kampus IAIN Batusangkar, berusaha melakukan kegiatan bermanfaat dan berbau masyarakat. Seperti cikal bakal mahasiswa yang salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat," ujarnya
Selain itu, Leni juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak kampus dan pihak Kecamatan yang telah memberikan wadah untuk berpatisipasi dalam kegiatan masyarakat ini. Kedepannya, Ia berharap pihak kampus dan pihak kecamatan selalu bekerjasama dalam membina lingkungan dan generasi muda.( alinurdin)

SAMBUT PENILAIAN ADIPURA ,TNI DAN MASYARAKAT GORO BERSAMA.







 Tanah Datar.
Menyambut penilaian Adipura Camat Lima Kaum Afrizal, mengadakan goro bersama masyarakat untuk membersihkan lingkungan, khususnya di wilayah Lima Kaum Batusangkar, Rabu (22/3). Sedikitnya 200  orang yang terdiri dari masyarakat yang dibantu oleh personil Kodim 0307 TD dan Polsek Lima Kaum serta mahasisiwa IAIN Batusangkar ikut di goro massal itu.
Menurut Afrizal gotong royong tersebut dilaksanakan untuk semua titik yang ada di Kecamatan Lima Kaum. Terutama dititik yang strategis seperti pinggir jalan dan pintu masuk Kota Batusangkar. Afrizal mengutarakan, bahwa gotong royong yang digerakan oleh pihak Kecamatan ini merupakan bentuk dari dorongan kepada masyarakat agar peduli dan sadar dengan kebersihan lingkungan. 
"Semoga dengan telah dilakukan gotong royong pada hari ini masyarakat semakin sadar dan peduli dengan kebersihan lingkungannya," ujar Afrizal.
Selain itu, gotong royong tersebut guna menyambut penilaian Adipura yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini di Kota Batusangkar. Kecamatan lima Kaum, yang merupakan pintu masuk Kota Batusangkar, menurut Afrizal, butuh perhatian khusus terkait kebersihan dan kerapian tata kota dari pemerintah daerah. Oleh karena itu, selaku camat perpanjangan tangan dari pemda, Ia selalu mengiatkan dan mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan guna meciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
"Saya kira tanpa ada penilaian Adipurapun masyarakat Batusangkar khususnya Lima Kaum, harus sadar dengan kebersihan lingkungan setempat," ujarnya. 
Camat Lima Kaum Afrizal, juga berterima kasih kepada semua pihak khususnya TNI dan Masyarakat, yang telah berkerja sama dengan pihak kecamatan sehingga bisa terselenggaranya gotong royong tersebut. "Kami selaku pihak kecamatan, sangat berterimakasih untuk semua dukungan yang telah diberikan masyarakat," ujarnya Afrizal.
Afrizal Juga berharap, semoga dengan telah bersinerjinya antara pemerintah, dengan masyarakat, juga aparat Kota Batusangkar menjadi kota yang sehat dan bersih lingkungan. Sedangkan Piala Adipura merupakan bonus dari hasil kinerja bersama nantinya. "Saya beranggapan Adipura merupakan bonus dari kerja kita bersama selama ini, dan semoga nantinya Kota Batusangkar mendapat penghargaan itu," harap Afrizal lagi.
Danramil 02 Lima Kaum Kapten Inf.Imam.M yang didampingi Babinsa Sertu D.Sihombing  mengatakan dalam goro tersebut, pihak TNI sengaja menurunkan 50 orang anggota TNI yang berasal dari Kodim Kota Batusangkar. Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat pekerjaan gotong royong bersama masyarakat. Ia juga mengatakan, goro gabungan tersebut, yang dilakukam antara Pihak Kecamatan dan Pihak TNI di Kota Batusangkar, baru pertama kalinya dilakukan oleh Kecamatan Lima Kaum.
"Saya berharap Kecamatan lain yang ada di Kota Batusangkar, juga mengikuti rekam jejak Camat lima Kaum yang memgikut sertakan aparat TNI dalam kerja bakti masyarakat," ujarnya
Imam Mashari juga menjelaskan, TNI selaku aparat negara, sangat medukung seluruh program pemda terkait pembangunan dan perkembangan daerah. Selain program pemerintah, TNI sebenarnya juga memiliki program terkait kebersihan lingkungan masyarakat. Program TNI tersebut diberinama, Program Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB).
"Malalui program GNIB ini, kami pihak TNI akan siap membantu masyarakat maupun pemda dalam kegiatan kebersihan lingkungan," ujarnya.
Menurut Walinagari Cubadak Hendri dunan,kegiatan yang diprakarsai oleh Camat Lima kaum ini sangat membantu masyarakat dalam menangani masalah sampah.
Senada yang disebutkan Liza(35) salah seorang warga setempat mengaku senang dengan gotong royong yang dilakukan pihak kecamatan Lima Kaum. Pasalnya, Nagari Cubadak yang merupakan batas Kota Batusangkar jarang sekali tersentuh dengan oleh Dinas Kebersihan, apalagi jorong Supanjang ini, yang letak giografisnya lebih jauh dari pusat kota.
"Kami warga Nagari Cubadak sangat senang dengan goro bersama yang dilakukan Camat Lima Kaum ini," tutur Liza.
Sebelumnya Liza juga juga mengatakan bahwa terkandang warga Nagari Cubadak, sangat kesulitan dalam membuang sampah terutama sampah-sampah oraganik. Liza sangat berharap, untuk kedepannya Nagari Cubadak, lebih diperhatikan lagi oleh pihak Pemerintah Daerah Batusangkar."Kalau bisa setiap hari atau satu kali dalam seminggu mobil menjemput sampah memasuki jorong Supanjang ini," harapnya Liza.(alinurdin)

500 WARGA CUBADAK LIMA KAUM BERSIHKAN LINGKUNGAN.







Tanah Datar.
Setidaknya 500 warga jorong supanjang nagari cubadak kecamatan lima kaum turun serta bergotong royong dalam membersihkan lingkungan.
Walinagari Cubadak Hendri Dunan mengungkapkan kesadaran warga telah mulai tumbuh,buktinya goro ini diikuti hampir seluruh warga jorong supanjang."melihat kondisi warga yang sangat antusias mengikuti goro ini ,kita optimis kebersihan lingkungan supanjang akan terus terjaga " katanya disela-sela goro Sabtu (25/3).
Menurutnya,jika kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan tinggi tentu akan menciptakan kenyamanan dalam aktivitas sehari-hari.
Pempri salah seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan kebahagiaanya melihat giatnya warga Nagari  Cubadak melakukan goro lingkungan,Dia berharap agar kondisi ini terus terjaga sehingga dengan sendirinya kesatuan dan rasa cinta serta kebanggan terhadap Nagari semakin kuat.
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pj Walinagari Hendri Dunan yang telah menggiatkan goro dan melakukan begitu banyak perubahan di Nagari Cubadak ini”Kata Kabid pengelolaan sampah pada Dinas LH Tanah Datar ini.
Senada dengan disebutkan Camat Lima Kaum Afrizal ,selama kepemimpinan PJ Hendri Dunan telah banyak membawa perubahan di nagari Cubadak .”Berbagai kegiatan dihidupkan kembali oleh beliau dan hal ini  pantas diberikan paresiasi yang tinggi”Pungkasnya.(alinurdin)


AKIBAT MARAKNYA ISU PENCULIKAN ANAK,2 WANITA TUA NYARIS DIHAJAR MASSA.







Tanah datar.
Akibat isu maraknya peculikan beberapa waktu belakangan ini  seorang wanita tua nyaris menjadi korban .
Agusnimar (60) warga korong gadua nagari gadua  padang pariaman diamankan oleh simawang karena dicurigai akan melakukan penculikan didaerah itu.
Kapolres Tanah Datar AKBPIrfa Asrul Hanafi Kepada Rakayat Sumbar membenarkan perihal pengamanan terhadap wanita tua itu,akan tetapi Kapolres membantah isu yang disebarkan oleh pemilik akun FB bernama  Rafi Ilham Putra yang menyebutkan telah telah diamankan seorang pelaku penculikan di Simawang.
Irfa menyebutkan,Wanita tua yang diamankan itu bernama Agusnimar warga Padang Pariaman diduga mengalami gangguan jiwa.
"Kejadian berawal saat seorang warga jorong Piliang bendang bernama Rudi, Malik dan Jamik menegur Mar, karna berjalan sendirian dan terlihat mencurigakan," sampai AKBP Irfa.
Ketika dipanggil oleh 3 warga ini Agustimar malah melarikan diri kebelakang rumah warga, lanjut AKBP. Irfa
"Akhirnya Mar ditangkap bersama sama oleh warga dan diamankan di kantor walinagari simawang, hal ini di lakukan sekaitan dengan maraknya isu penculikan anak di Medsos, dan sehari sebelumnya didaerah yang sama ada isu bahwa ada anak-anak yang dibujuk oleh orang tidak dikenal, " ucapnya.
Diceritakan Kapolres bahwa massa banyak berdatangan ke kantor walinagari, hari itu, lalu kapolsek rambatan AKP. Syafrinal memerintahkan kanit reskrim, Kanit Intel dan Bhabinkamtibmas simawang mengamankan Mar di Mapolsek Rambatan.
"Setelah dilakukan pendalaman Agustimar/mar, lalu dihubungi Wali Jorong Gadur, Padang Pariaman via telepon, dan Wali Nagari tersebut mengatakan bahwa benar Agustimar merupakan warganya," tutur Kapolres.
Kemudian pada sabtu sore sekira pukul 15.30 wib datanglah ke Polsek Rambatan seorang kerabat perempuan yang dicurigai masyarakat penculik anak (Mar) dan mengatakan bahwa Agustimar mengidap gangguan jiwa, dan kemudian Polsek Rambatan menyerahkan Mar kepada keluarganya yang menjemput tersebut untuk dibawa pulang.
"Kami informasikan kepada masyarakat Tanah Datar bahwa pada Sabtu (25/3) tidak benar ada penculikan anak, diharapkan kepada penguna Media Sosial, jangan membuat berita yang bisa menimbulkan keresahan masyarakat, sebelum mengetahui hal tersebut secara jelas," tegas AKBP. Irfa sembari menutup penjelasannya.
Ditempat terpisah warga Kota batusangkar sempat dihebohkan dengan diamankannya seorang wanita tua asal Kuala Tungkal jambi,wanita tua itu dituduh akan menculik anak sehingga nyari babak belur dihajar massa,untunglah  petugas segera datang dan membawa wanita itu kepolsek Lima kaum.
dari hasil interogasi diketahui wanita itu berasal dari Jambi dan hanya tersesat di Batusangkar.”Ketika dia bertanya kepada seorang anak disaat itu tumbuh kecurigaan dari warga sehingga menduga wanita akan menculik anak,padahal hanya sekedar bertanya “sebut Salah seorang jajaran BPBD Tanah Datar.
Ditambahkan ,setelah diinterogasi wanita tua itu dinaikan ke Bus untuk diantar kerumahnya di Jambi {(alinurdin)
:


WABUP ZULDAFRI BUKA RAKORDA PROGRAM KKBPK TANAH DATAR








Tanah datar.
Melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) mari kita sinkronisasi arah kebijakan sesuai dengan visi dan misi kabupaten Tanah Datar, hal tersebut disampaikan  Wakil Bupati Zuldafri Darma pada acara pembukaan Rakerda program KKBPK Tanah Datar di Aula Gedung PKK Indojolito Batusangkar, Selasa (21/3).
Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Penyendalian Penduduk dan KB, Adrion Nurdal, Ketua TP PKK Tanah Datar, Ny. Emi Irdinansyah dan OPD terkait.
Wakil Bupati Zuldafri dalam sambutannya mengatakan program yang dilaksanakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) khususnya program KKBPK sudah berjalan cukup lama namun untuk tahun ini melalui rakerda yang dilaksanakan stekolder terkait agar mampu menerapkan program sesuai dengan direncanakan.
Melalui Rakerda tahun ini saya harapkan nanti adanya keberhasilan dan tersosialisasinya sesuai prencanaan dan semua itu diharapkan di singkronisasikan dengan visi dan misi Tanah Datar serta terwujudnya generasi masa depan yang berkarakter”, ungkap wabup Zuldafri.
Wabup tambahkan, kepada Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi atas menghadiri langsung rakerda di Tanah Datar dan tertompang harapan kami untuk dapat mewujudkan komitmen kebijakan dan stategi dalam mewujudkan generasi masa depan yang berkarakter khususnya, harap Wabup.
Menginggung program KB wabup juga sampaikan Tanah Datar akan tetap meneruskan program “Kampung KB” sesuai dengan program BKKBN satu kecamatan, satu kampung KB mendatang. Pungkas Wabup
Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar  Syahrudin, sampaikan kriteria Kampung KB dapan dilaksanakan diantanya  padat penduduk, desa tetinggal, daerah perbatasan dan kampung nelayan, untuk itu kami targetkan satu kecamatan, satu kampung KB, dan untuk Tanah datar nantinya akan terbentuk 14 kampung KB, kat Syahrudin.
 Sebelumnya, di provinsi Sumbar kampung KB telah dicanangkan sebanyak 36 kampung KB dari 19 kabupaten/.kota, ungkap Syahrudin.
Melalui Rakorda, Syahrudin mengharapkan dapat meningkatkan komitmen, koordinasi, integrasi, dan sinergitas antara pemerintah dalam penerapan kebijakan dan strategi sesuai program KKBPK di seluruh tingkatan wilayah, ungkas Syahrudin. 
Sementara itu ketua pelaksana Irdayani mengatakan kegiatan rakerda ini merupakan lanjutan dari hasil rakorda program KKBPK tingkat provinsi bulan lalu, berdasarkan hal tersebut Tanah Datar melaksanakan rakorda dengan tema” Dengan Program KKBPK Kita Tingkatkan Kualitas Indonesia yang Memiliki Karakter Bangsa NKRI”, dengan peserta berjumlah 80 orang berasal dari  Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Bagian Kesra, PKK Tanah Datar, Bundo Kanduang, LKAAM dan Koalisi kependudukan Tanah Datar.
Irdayani tambahkan, tujuan dari pelaksanaan rakorda tahun ini adalah Terwujudnya komitmen kebijakan dan starategi untuk memenuhi sasaran RPJMD 2017 dan penguatan kebijakan-kebijakan dalam perumusan renstar 2016-2021, pungkasnya.(alinurdin)